Produk - Berita dan Siaran Pers
Inflasi Mamuju Juni 2026 Didorong Kenaikan Harga Pangan dan Transportasi
1 Juli 2026 | Kegiatan Statistik Lainnya
Mamuju, 1 Juli 2026 – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mamuju mencatat Kabupaten Mamuju mengalami inflasi sebesar 0,65 persen secara bulanan (month-to-month) pada Juni 2026. Kenaikan tersebut mengakhiri tren deflasi yang terjadi selama dua bulan sebelumnya dan menunjukkan kembali meningkatnya harga sejumlah komoditas strategis di daerah. Indeks Harga Konsumen (IHK) tercatat naik dari 110,91 pada Mei 2026 menjadi 111,63 pada Juni 2026. Secara kumulatif sejak awal tahun (year-to-date), inflasi mencapai 1,31 persen, sedangkan secara tahunan (year-on-year) inflasi tercatat sebesar 3,24 persen.
Secara bulanan, inflasi terutama didorong oleh Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau yang memberikan andil terbesar, yaitu 0,28 persen. Selain itu, Kelompok Transportasi dan Kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga juga memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap kenaikan inflasi bulan Juni. Sementara itu, hanya Kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga yang mengalami deflasi.
Kenaikan harga pada bulan Juni terutama dipengaruhi oleh beberapa komoditas pangan, seperti ikan layang, bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit. Selain itu, kontrak rumah dan angkutan udara juga turut menyumbang inflasi. Di sisi lain, penurunan harga cumi-cumi, ikan tuna, dan tomat sedikit menahan laju kenaikan harga secara keseluruhan.
Jika dilihat secara tahunan, inflasi sebesar 3,24 persen masih didominasi oleh kenaikan harga pada Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, diikuti Kelompok Transportasi serta Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya. Komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi tahunan antara lain angkutan udara, emas perhiasan, ikan cakalang, ikan layang, sigaret kretek mesin (SKM), dan telepon seluler. Sebaliknya, ikan katamba, telur ayam ras, dan pisang menjadi komoditas yang memberikan andil terhadap penurunan inflasi tahunan.
Dibandingkan daerah lain di Sulawesi Barat, inflasi bulanan Mamuju sebesar 0,65 persen merupakan yang tertinggi. Pada periode yang sama, Kabupaten Majene mengalami inflasi sebesar 0,36 persen, sedangkan Provinsi Sulawesi Barat mencatat inflasi sebesar 0,48 persen. Secara tahunan, inflasi Mamuju juga lebih tinggi dibandingkan Majene yang sebesar 1,70 persen dan rata-rata Sulawesi Barat sebesar 2,29 persen.
Perkembangan inflasi Juni 2026 menunjukkan bahwa komoditas pangan segar masih menjadi faktor utama pembentuk inflasi di Kabupaten Mamuju, di samping meningkatnya biaya transportasi dan perumahan. Oleh karena itu, pengendalian pasokan, kelancaran distribusi, serta pemantauan harga komoditas strategis perlu terus diperkuat untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Badan Pusat Statistik
BPS Kabupaten MamujuJl. Trans Sulawesi Lingkungan Timbu Kelurahan Mamunyu Kecamatan Mamuju Sulawesi Barat 91511Telp. :081210007604 Mailbox : [email protected] Homepage : http://mamujukab.bps.go.id
Tentang Kami
Sumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital
Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik